INDIVIDUAL

saat ne saya akan mereview kembali apa yang di ajarka oleh bpk.seta pada pertemuan ke-3;

Individu merupakan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan bukan sebagai manusia keseluruhan. Maka individu adalah manusia yang memiliki peranan khas atau spesifik dalam kepribadiannya.
setiap individu memiliki;
– IQ yaitu kecerdasan
KNOWLEDGE, SKILL= IQ( KEMAMPUAN)

– EQ yaitu emotional/ fakta
ANTITUDE, PERSONALITY + MOTIVE = EQ(PENGETAHUAN)
1.untrapersonal(other)
2.intrapersonal ( self)

individu juga memiliki;
– SIFAT ( perilaku) yaitu sejak dari lahir / gen dan juga lingkungan

1.kognitif(akal/ pikiran)
Proses kognitif, proses berifikir, daya menghubungkan, kemampuan menilai, dan kemampuan mempertimbangkan,
Kemampuan mental atau intelegensi.

2. afektif
cara belajar afektif ini biasa dilakukan dengan belajar mengenal diri kita sendiri terlebih dahulu. Belajar mengenal sikap dan sifat-sifat kita masing-masing. Belajar mengenal kebiasaan kita. Dan yang paling utama adalah kita siap belajar mengetahui keinginan kita. Karena dengan keinginan yang kuat, Kita bisa menjadi sangat fokus untuk melakukan sesuatu.Jadi inti dari cara belajar efektif adalah fokus. Yaitu fokus terhadap pelajaran yang sedang dipelajari dengan cara cepat yang efektif. Belajar fokus itu berarti : Sangat serius, Berusaha dengan keras dan berkonsentrasi untuk segera memahami.Seseorang bisa menjadi sangat fokus jika sesuatu yang ia pelajari itu ia sukai, Dan menyenangkan baginya. Terlebih jika memang cara fokusnya untuk hal-hal yang mereka inginkan. Secara otomatis, maka ia akan bisa menjadi sangat fokus.

– KARAKTER YAITU
1. gender
2. usia
3. ras
4. religion
karakter, culture- civilization(peradaban)

INDIVIDUAL= creation(menciptakan) dan juga adaptasi
Dalam membangun civilization, manusia harus mengoptimalkan creation. dalmam adaftasi ada istilah”survival the fittest’

contoh; jika seorang mahasiswa dapat nilai jelek, tapi kalau dia memiliki creation dia akan membuat usaha , tapi kalau tidak memiliki creation dia akan beradaftasi dengan lingkungannya dan kemungkinan dia akan pengangguran.

faktor- faktor yang mempengaruhi individu;
– keluarga
– pacar, sahabat
– lingkungan
– mation
– word
– masyarakat.
kompetensi( personality) yaitu jika kita bermalas- malasan kita tidak mendapatkan apa-apa.

kesempatan tidak datang dua kali, tapi kesempatan itu datang berkali-kali.

SEKIAN REVIEW YANG SAYA BUAT, SEMOGA BERMANFAAT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s